jam

Jumat, 30 September 2011

Tertawakan diri sendiri

pernahkah kita berfikir dan merenung ketika kita dalam keadaan bahagia,tapi mari kita sedikit merenung tentang diri kita,sebenarnya siapa sih kita?,tentu orang tua kita sangat menyanyangi kita ,berharap besar bahwa anaknya pintar dengan memperoleh gelar sarjana dan berpendidikan tinngi,mau kemana sebnarnya kita,kadang saya suka binngung melihat orang-orang yang suka ber hura-hura menikmati glamournya dunia,mereka tak berfikir suatu saat nanti pasti kembali ke pangkuan tuhan kok sepmpet-sempetnya mereka hura-hura,apakah mereka berfikiran sempit atau panjang tentang kehidupan ini,punya impiankah kita,? tapi mengapa sempet-sempenya kita bermalas- malasan ,manajemen diri rupanya sangat penting dalam membentengi kehidupan kita ,ketika kita merakit mimpi jangan sampai mimpi itu runtuhdan hancur oleh ganngguan-gannguan gak jelas,yah saya rasa lingkungan yang mempengaruhi kita,ketika kita lag serius ada saja gannguan dan terpaksa kita melewatkan perkembangan kita demi di anggap gaul,sebenarnya apa yang akan terjadi kedepan jika kita masih berada di tahap ini,hari beganti minngu,minggu bergganti bulan,dan bulan berganti tahun ,dan sudah berapa lama waktu yang di habiskan untuk membuang impian kita,,sunnguh baru ku sadari betapa berharganya waktu,terserah cuma ada 2 pilihan dalam hidup ini dan itu sudah jadi kodrat alam,diam atau bergerak hanya itu saja,merenunnglah sebelum renungan itu beda porsinya makin bertambah umur makin banyak masalah percayalah itu dan itulah hidup,so! bijak ,dewasa,tanngung jawab,itulah sebneranya yang harus kita tanamkan dalam diri kita,selamat merenung kawan,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar